Demi Kemanusian, Luruskan Logika yang Bengkok Bag. I | Infonewsia

Demi Kemanusian, Luruskan Logika yang Bengkok Bag. I

Opini, Infonewsia.com-Judul tulisan ini saya pangkas karena terlalu panjang. Judul awalnya berbunyi demikian: Demi Kemanusiaan,  Luruskan Logika yang Bengkok  dan Obati Imaginasi yang Sekarat.

Goresan ini bermula dari sebuah permenungan panjang dan jawaban atas diamku selama ini. Atau tepatnya, ini adalah buah dari observasi saya mengenai 'ganda-ganda pelitik' khalayak ramai seputar Pilgub NTT yang sudah sedang bergulir.

Masing-masing Timses menyerang sana-sini, meski tanpa argumen yang jelas. Saat mendengar para Timses ini beradu argumen berusaha meyakinkan pihak lawan, saya langsung 'jelep' alias jelas-jelas pening.

Olehnya, Saya menggoreskan ini lantaran sebuah panggilan hati nurani yang sungguh sangat menukik dari dalam bhatin. Suara itu terus menggema, katanya: jangan hanya dengar, lihat lalu diam. Berbuatlah dan lakukan sesuatu untuk Tanah Flobamora yang kau cintai.

Bagi Saya, suara kecil ini disebut panggilan dari dan untuk kemanusian. Tinggal diam dan membiarkan mereka, para pendukung berargumen ngalur-ngidul bikin saya 'benek' benar-benar luek.

Terlebih ketika pada suatu sore, saya dipertemukan  dengan seorang sodara asal Flores  di warung kopi Mbak Pesek. Niat mau menghabiskan sore dan menghantar sang raja siang kembali ke garis horizon dengan secangkir kopi pa'it dan menengok si pesek cantik, eh malah saya terlibat dalam sebuah diskusi panas dengan sodara sesama NTT ini, yang kebetulan sore itu baru pulang foto kopi makalahnya. Eja satu ini sedang menempuh S2 di sebuah perguruan tinggi di kota Jakarta.

"Eja, eja mengidolakan siapa dalam pilgub NTT ini?' si Eja ini membuka percakapan.

"Saya BKH eja. Kalo eja?" Saya jawab lalu balik bertanya.

"Saya MS eja, Marianus Sae."Jawabnya lugas.

"Tapi dia bagaimana sudah dengan dia punya rompi itu eja?''

"Ahk tidak usah kwatirlah eja, itukan permainan politik eja. Jadi MS itu korban dari grand design''

"Maaf eja, yang eja maksudkan dengan 'grand design itu baemana le..."

"Walah masa eja tidak tau." Dia bertaanya retoris. "Jadi orang sudah setting supaya dia terkena OTT lah eja."

"Artinya, OTT yang dilakukan KPK itu salah ka eja?" Tanya saya tidak mengerti.

"Iyalah eja, kalo sudah disetting dengan tanda kutip menjadi korban grand disign itu sudah salah eja.'' Saya tambah tidak mengerti. Bingung campur pusing bikin kepala saya benar-benar 'jelep' jelas-jelas pening. Saya lalu klarifikasi soalnya ini istilah baru. Sebelumnya saya dengar Tim sebelah label MS dengan istilah 'grand narasi' eh ternyata MS juga ada label untuk tim lawannya e dengan sebutan 'grand design'. Aduh Tuhan tolong, saya tidak sanggup dengan istilah-istilah ini.

"Eja, menurut eja, penjabaran dan penjelasan serta definisi dari OTT sesuai KUHP itu apa sampei eja bilang OTTnya MS itu adalah grand design?" Tanya saya polos.

"Jadi begini eja." Dia membetulkan duduknya lalu melanjutkan. "Operasi tangkap tangan berarti saat sedang melakukan tindakan pidana. Karena itu OTT berbeda dengan penetapan tersangka lain melalui pemanggilan jadi saksi, penetapan jadi tersangka. Jadi kalau kita berteriak Si Marianus pencuri belum tentu. Karena, OTT yang terjadi tidak sesuai dengan fakta OTT yaitu : ada bukti yg didapatkan saat itu. Sementara KPK tidak dapat apa-apa saat OTT, hanya ATM di dalam dompet, sementara uang setoran yang menjadi barang bukti tidak ada." Jelasnya panjang lebar. Definisi ini jelas-jelas bukan definisi dan penjelasan tentang OTT seperti yang tertuang dalam KUHP  pasal 1 angka 19.

"Eja konsetrasi studinya apa?"

"Saya sedang ambil S2 hukum perdata eja." jawabnya yakin.

Dalam hati saya membuat catatan kecil. Memang sih perdata dan pidana beda. Tapi ini eja belajar hukum, masa eja satu ini tidak paham tentang OTT.  Orang ini sungguh-sungguh tarlaluuuuuuuu. Sudah S2 hukum tidak paham yang begini-begini. mau jadi apa ini? Ataukah dia sengaja membodohi saya? Aduh e, sorry eja, saya tidak sebodoh itu. Tak ayal, saya berpikir, kalo orang pendidikap seperti ini saja sudah salah, apalagi mereka yang tidak kuliah tapi mo gaya gaya omong OTT. IIn miris. 

Catatan: narasainya si Eja sudah gagal. Logikanya juga patah. Pun imaginasinya mengawang.

"Eja, menurut saya tafsiran yang eja barusan jabarkan itu salah. Yang benar adalah begini:  'Tertangkap tangan adalah tertangkapnya seorang pada waktu sedang melakukan tindak pidana, atau dengan segera sesudah beberapa saat tindak pidana itu dilakukan, atau sesaat kemudian diserukan oleh khalayak ramai sebagai orang yang melakukannya, atau apabila sesaat kemudian padanya ditemukan benda yang diduga keras telah dipergunakan untuk melakukan tindak pidana itu yang menunjukkan bahwa ia adalah pelakunya atau turut melakukan atau membantu melakukan tindak pidana itu' Ini sesuai Pasal 1 angka 19 KUHAP, ada empat kondisi yang dapat disebut sebagai tertangkap tangan." Dia diam dan tanpak mukanya pucat, sementara saya perhatikan telingganya merah terbakar 'malunya'.


____________________________________
*Rikard Djegadut adalah penghuni @putracongkasae.com tinggal di Jakarta.

Catatan Redaksi:                                     

Opini kolom ini adalah tulisan pribadi Penulis, isinya tidak mewakili pandangan Redaksi Infonewsia.com*


KOMENTAR

Featured Post

Teater Taki Mendi: Catatan Perbudakan di Tanah Batavia

Jakarta, INFONEWSIA.COM - Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-74, Komunitas Perempuan Manggarai bersama sang...

Popular Posts

Name

Agustinus Marsirinus Baut Tutup Usia,2,Alex Ganggu,1,Alexander Wilhelmus Yosef Hamboer,1,Analisis,1,Artikel,24,Asmirandah,1,ASN NTT,1,Aturan Ganjil Genap,1,Baim Wong,1,Baiq Nuril,1,Banten,1,Batavia Tahun 1627,1,Bocah Kelas 2 SD Tewas,1,Bocah Perempuan Tewas Mengenaskan,1,Budaya,16,Caleg DPRD,1,Carolus Hamboer,1,Congko Lokap,1,Dialog Imajiner,1,Dibunuh Pedangang Bubur Ayam Keliling,1,Dinas PKO Mabar,1,Dominasi Pihak Asing,1,Don Bosco Selamun,1,Dosen Untar & Trisakti,1,DPRD Bulukumba,1,DPRD Marah,1,Driver Grab,1,Driver online meninggal,1,Ekonomi,4,Eva Yanthi Arnaz,1,Facebook,1,Ganja,1,Gempa Bumi,1,Gendang Werak,1,Gerald N. Bibang,1,Gerard N. Bibang,1,Gerhana Bulan,1,Gojek,1,Grab,1,Gubernur NTT,1,Ibrahim Peyon,1,IKBL,1,Indonesia,1,Jantung Asia,1,Jokowi ke Labuan Bajo,1,Jokowi Kunjungi Manggarai Barat,1,Kabar Bohong,1,Kakar Tana,1,Kalvin Duta OSN,1,Keluarga Besar Lembor Raya Jabodetabek,1,Kepala BNPN Tutup Usia,1,Kiriman Pembaca,1,Kisah Eva Arnas,1,Kota Seribu Jerigen,1,Kue dan DPRD,1,Kunjungan Jokowi,1,Labuan Bajo,1,Lexy Hamboer,1,Lifestyle,5,Lowongan Kerja,1,Mabar,1,Mafia Air di Labuan Bajo,1,Mahasiswa UKI,1,Mahasiswa UKI St. Paulus Ruteng,1,Mahasiswa/i,1,Mahasiswi Cantik,1,Malam Kudus,1,Marsha Timothy,1,Maya,1,Nafa Urbach,1,Natalie Sarah,1,Opini,12,Orang Manggarai,1,Pater Cornelius Leo Adrianus,1,Pater Edwin Bernard Timothy,1,Paul Serak Baut,1,Pelepasan Jenazah,1,Pembangunan Pariwisata Manggarai Barat,2,Pemred MetroTV,1,Penegakan Hukum,1,Penemuan Tank Tua,1,Perbudakan,1,Profil,3,PT. Angkasa Pura Propertindo,1,Puisi,5,Putra Bos Konstruksi Baja,1,Ratu Film Panas Indonesia,1,Rikard Djegadut,1,Roman,1,Salib Suci,1,Salmafina Sunan,1,Sandiaga Uno,1,Sastra,8,Selat Sunda,1,Semester Akhir,1,Sepeda Motor,1,Surat Terbuka,1,Sutopo Purwo Nugroho meminta maaf,1,Sutopo Purwo Nugroho meninggal dunia,1,Sutopo Purwo Nugroho Tutup usia,1,SVD,1,Tank Tua Merauke,1,Teater Taki Mendi,1,Tidak Disiplin,1,Transportasi Daring,1,Tsunami Banten,1,Tya Dwiardianti,1,Update,24,Ustadz Abdul Somad,1,Viktor Laiskodat,2,Waktu Gerhana Bulan,1,Wilhelmus Syukur,1,Wisata,15,Zara Zettira,2,Zara Zettira Hina Pesantren,1,Zara Zettira Penulis,2,
ltr
item
Infonewsia: Demi Kemanusian, Luruskan Logika yang Bengkok Bag. I
Demi Kemanusian, Luruskan Logika yang Bengkok Bag. I
Beda pilihan politik adalah wajar, namun sebuah kesakitan bila menjelekkan lawan dan membenarkan kesalahan idola kita.
https://3.bp.blogspot.com/-LPPqCiM4oM0/WrzAZQqIwtI/AAAAAAAAAKI/9qLmJ2hGTnUbk9Kw6OWr4Lvrhzs1HtuLACLcBGAs/s640/Demi%2BKemanusian%2BMari%2BSembuhkan%2BLogika%2BYang%2BPatah.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-LPPqCiM4oM0/WrzAZQqIwtI/AAAAAAAAAKI/9qLmJ2hGTnUbk9Kw6OWr4Lvrhzs1HtuLACLcBGAs/s72-c/Demi%2BKemanusian%2BMari%2BSembuhkan%2BLogika%2BYang%2BPatah.jpg
Infonewsia
https://www.infonewsia.com/2018/03/demi-kemanusian-mari-sembuhkan-logika.html
https://www.infonewsia.com/
https://www.infonewsia.com/
https://www.infonewsia.com/2018/03/demi-kemanusian-mari-sembuhkan-logika.html
true
7293979240380718745
UTF-8
Semua artikel Tidak ditemukan artikel LIHAT SEMUA Selengkapnya Balas Batal balas Hapus Oleh Beranda LAMAN ARTIKEL Lihat Semua Rekomendasi LABEL ARSIP PENCARIAN SEMUA ARTIKEL Tidak ditemukan artikel pencarian Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Mggu Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Des Baru saja 1 menit lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu lalu Pengikut Ikuti KONTEN PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy