Fakta Unik: Mengenal Kampung Adat Tarung Yang Tak Tergerus Oleh Perubahan Zaman | Infonewsia

Fakta Unik: Mengenal Kampung Adat Tarung Yang Tak Tergerus Oleh Perubahan Zaman

Kampung Adat tarung, salah satu kampung tradisional di Sumba Barat yang menambah daftar panjang jumlah kampung adat di propinsi Nusa Tenggara Timur yang mampu bertahan di atas hempasan perubahan zaman.

Kampung yang terletak di sebuah bukit kecil dengan ketinggian sekitar 100 meter di atas permukaan daratan Kota Waikabubak, tepatnya di kelurahan Soba Wawi, Kecamatan Loli, persis di jantung Kota Waikabubak, Ibu kota Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur bernama kampung Tarung.

Kampung Tarung hingga saat ini masih memiliki 102 rumah panggung, dihuni sekitar 400 keluarga. Di dalam satu rumah panggung berukuran sekitar 15 meter x 15 meter dihuni 3-4 keluarga.

Jumlah warga Tarung 1.530 jiwa dengan mata pencarian sebagai petani, perajin tenun ikat, dan pegawai negeri sipil.

Rumah-rumah itu dibangun melingkari puncak bukit. Terdapat sebuah pelataran di tengah kampung. Di pelataran itu terdapat 17 kubur batu berbentuk altar (meja) dengan titik pusat pelataran berada di ujung timur, tempat matahari terbit.

Di situ ada mesbah, terbuat dari batu berukuran 2 meter x 3 meter, diapit sebuah pondok ilalang berukuran 2 meter x 2 meter dengan ketinggian 3 meter. Pondok itu tempat berdoa Rato (raja yang juga menjabat imam adat).

Dalam satu bulan, sang Rato berdoa tiga kali di rumah gubuk itu, yakni awal bulan, pertengahan bulan, dan akhir bulan.

Rato Tarung, Rato Lado Regi Tera, mengatakan, kampung adat Tarung sering disebut ”Tarung Waibaka” karena Kampung Waibaka menyatu dengan kampung adat Tarung. Waibaka merupakan ”adik kandung” Tarung dengan jumlah rumah adat sebanyak 12 unit.

Kampung Tarung dihuni oleh Kabisu Koga Kadi / Wee Lowo,  Ana wara, Wanu kalada, Tanabi, Wee Nawi, Wataka Watu , serta Wee Bol

Kampung Adat Tarung memiliki 12 rumah adat utama dengan fungsinya masing-masing, diantaranya:

 1. Uma Rato, fungsinya sebagai Ina Ama, dan sebagai  penunggu kedatangan Uma Tuba.

 2. Uma Mawinne, fungsinya sebagai penentu  tibanya bulan suci.

 3. Uma Wara, fungsinya sebagai tempanya tombak adat/ Nobu Wara.

 4. Uma Dara, fungsinya sebagai tempatnya kuda adat.

 5. Roba Delo, fungisnya sebagai tempanya parang adat.

 6. Uma Marapu Manu,fungsinya yaitu pada saat pelaksanaan upacara  Podu yang melakukan persembahan ayam.

 7. Uma Madiata, Fungsinya sebagai pembawa lagu adat (Dodo, Walo)

 8. Wee Kadaa/ Ledo Naba, fungsinya sebagai tempatnya kuda adat, penarikan batu kubur dan sebagai pembawa air sucu yang terkena kilat.

 9. Jaga Wogu/ Pollu Batana, fungsinya sebagai rumah induk tempat pelaksanaan  dan Toko Uma Duada- Kadu Yipa Pera, Dede Lira- Adde Bedo pada Rato Rumata Wara.

 10. Ana Wara Ana Uma, fungsinya yaitu sebagai tempat perang adat.

 11. Ana Uma Madiata, fungsinya sebagai tempat parang adat.

 12. Uma Ana Wara Ana Uma, fungsinya yaitu sebagai Kaito Utta-Poppu Winno dan  sebagai penerima tamu pertama pembawa babi hutan (Wulli Pare).

Beberapa benda pusaka yang kemudian ditetapkan sebagai benda Cagar Budaya antara lain Bedu/ubbu (tambur), Katuba (tambur kecil), Talla (gong), Kasaba (simbal), Teko (parang), Nobbu (tombak), Toda (tameng), Pamuli/Tabelo/Maraga/Lele/Lagaro (aksesoris), Pega, Koba, Gori, Piring, Mangkuk dan cawan. 



Penulis: Rikard Djegadut
Photo:  yulisdiana & marischkaprue

KOMENTAR

Featured Post

Kisah di Balik Tiwu Ndegar Peka Yang Misterius dan Keberadaan si 'Kakar Tana' Bermata Kucing

Wisata, Infonewsia.com - Pernah melihat 'Kakar Tana dan pengin melihat seperti apa kecantikannya? Silahkan berkunjung ke Tiwu Ndegar...

Popular Posts

Name

Artikel,23,ASN NTT,1,Baiq Nuril,1,Budaya,16,Caleg DPRD,1,Ekonomi,4,Facebook,1,Gerald N. Bibang,1,Gerard N. Bibang,1,Gubernur NTT,1,Ibrahim Peyon,1,IKBL,1,Kakar Tana,1,Keluarga Besar Lembor Raya Jabodetabek,1,Kiriman Pembaca,1,Lifestyle,5,Mabar,1,Mahasiswi Cantik,1,Malam Kudus,1,Opini,12,Paul Serak Baut,1,Penegakan Hukum,1,Profil,3,Puisi,5,Sandiaga Uno,1,Sastra,7,Selat Sunda,1,Tidak Disiplin,1,Tsunami Banten,1,Tya Dwiardianti,1,Update,24,Viktor Laiskodat,2,Wilhelmus Syukur,1,Wisata,14,
ltr
item
Infonewsia: Fakta Unik: Mengenal Kampung Adat Tarung Yang Tak Tergerus Oleh Perubahan Zaman
Fakta Unik: Mengenal Kampung Adat Tarung Yang Tak Tergerus Oleh Perubahan Zaman
Kampung Tarung terletak di kelurahan Soba Wawi, Kecamatan Loli, persis di jantung Kota Waikabubak, Kab. Sumba Barat, NTT.
https://1.bp.blogspot.com/-c1FxdKxGrQo/WqVwcm3e8zI/AAAAAAAAAGg/isASCJEAqAgKbKakZZk0uZWrqafvTjlTACLcBGAs/s640/final%2B234.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-c1FxdKxGrQo/WqVwcm3e8zI/AAAAAAAAAGg/isASCJEAqAgKbKakZZk0uZWrqafvTjlTACLcBGAs/s72-c/final%2B234.jpg
Infonewsia
https://www.infonewsia.com/2018/03/fakta-unik-mengenal-kampung-adat-tarung.html
https://www.infonewsia.com/
https://www.infonewsia.com/
https://www.infonewsia.com/2018/03/fakta-unik-mengenal-kampung-adat-tarung.html
true
7293979240380718745
UTF-8
Semua artikel Tidak ditemukan artikel LIHAT SEMUA Selengkapnya Balas Batal balas Hapus Oleh Beranda LAMAN ARTIKEL Lihat Semua Rekomendasi LABEL ARSIP PENCARIAN SEMUA ARTIKEL Tidak ditemukan artikel pencarian Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Mggu Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Des Baru saja 1 menit lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu lalu Pengikut Ikuti KONTEN PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy