Apa itu Upacara Saung Ta'a Dalam Budaya Manggarai, Flores NTT? | Infonewsia

Apa itu Upacara Saung Ta'a Dalam Budaya Manggarai, Flores NTT?

Budaya, Infonewsia.com - Saung ta'a  merupakan sebuah frasa dalam bahasa dan tradisi Manggarai, Flores NTT yang merupakan salah satu tradisi untuk memperingati  kematian seseorang yang biasanya dilakukan pada hari ketiga setelah seseorang meninggal. 
Apa itu Upacara Saung Ta'a Dalam Budaya Manggarai, Flores NTT?

Secara harafiah, saung ta'a merupakan daun yang masih mentah atau hijau. Saung artinya daun dan ta'a artinya  mentah, hijau. Istilah ini mengandung makna yang cukup dalam dan bernilai filosofis tinggi.

Saung ta’a yang berarti daun mentah dan hijau itu berarti bahwa jika dikaitkan dengan keluarga yang berkabung, yang dihantui oleh perasaan takut, merasa sedih, cemas, gelisah, loyo, tak berdaya, tak punya harapan, muka sayu, dan lain-lain. Ya, ibaratnya seperti kayu yang hampir kering, daunnya menguning dan hampir mati. 

Oleh karena itu, agar hati tak berlarut-larut dalam duka nestapa, maka diadakannya suatu acara adat perpisahan secara resmi antara keluarga yang masih hidup dengan arwah seorang anggota keluarga yang meninggal dunia.

Inilah yang disebut saung ta'a (daun mentah dan hijau) yang dilaksanakan pada malam ketiga atau malam kelima setelah pemakaman jenasah. Menurut kepercayaan leluhur orang Manggarai, arwah orang meninggal dunia masih ada bersama keluarga sampai pada acara saung ta'a. 

Baca juga: 

Fakta Tentang Tari Caci Manggarai


Upacara saung ta’a merupakan upacara agar seluruh anggota keluarga berduka dapat memegang daun-daun mentah di kebun. Dengan kata lain agar keluarga berduka dapat bekerja seperti biasa).

Menurut tradisi Manggarai sampai kini, selama tiga hari atau lima hari keluarga masih berduka cita. Bahkan sebelum acara saung ta'a  tidak boleh mengadakan pesta perkawinan (pesta pora) , kecuali kalau sudah terlanjur direncanakan (mengeluarkan surat undangan) sebelum peristiwa kematian, asalkan tak membunyikan musik/lagu atau mengurangi volume musik. 

Baca juga: 

Unik! Beberapa Hal Yang Wajib diketahui di BalikTradisi Congko Longkap Manggarai, NTT


Dengan dilaksanakannya acara saung ta’a, maka duka yang mendalam mau tak mau harus dilepaskan sembari menatap masa depan yang baru dengan penuh optimis, sukacita dan penuh pengharapan. Perubahan situasi itu ibaratnya bukan lagi saung dango (daun kering) atau saung melo (daun layu), melainkan berubah menjadi daun hijau dan mentah (saung ta'a).

Acara sembelih hewan yang dilakukan dalam acara ini tergantung ekonomi keluarga yang berduka. Tetapi rata‘rata daging utama ialah babi (untuk Nasrani) , dan kambing (untuk Muslim). 

Inti Doa'a Saung Ta'a 

Pagi-pagi sebelum matahari terbit, diadakan ritual samo likus yaitu seluruh keluarga berduka pergi ke mata air untuk mencuci muka/mandi sebagai simbol selesainya masa duka. 

Hari itu seluruh kain pembungkus jenasah dicuci dan dijemur. Dalam bahasa adatnya : lulungs Iocé-lepets buing = tikar digulung, kain - kain jenasah dilipat.

Seluruh kain pembungkus jenasah dicuci dan waktu upacara saung ta’a kain-kain itu diasapi agar bila dipakai nanti tidak diganggu oleh arwah dia yang sudah meninggal itu. 

Baca juga: 

Bikin Bangga, Ini Fakta di Balik Motif Kain Songke Manggarai


Di rumah berduka pun hari itu semua tikar yang dibentangkan selama masa perkabungan dilipat kembali bersama semua kain pembungkus jenasah. Dalam bahasa adatnya “lulungs locé-lepets buing.”

Inti doa waktu saung ta ’a adalah : ”Denge’ le hau ema.... H0 ’og dé manukn kudut adakn saung ta ’0, kudut lulungs dé locé-lepez‘s dé buing. Kudut bola kolés nggong-tebang kolés gendang. Dopo hau kali ga irus oné isung-lu’u ané mata. Néka dadé haé k0 ’e'ngm-néka poto haé golom. Poro nggerlé kali nai da 'atn-nggercé’é nai di’am. Poro molor kali lako de hau nggerolo kamping Mori” baté wowo uwa isé anakm musi mai. Emé manga ata lut haud, dur curu koés-doe’t kolés. Sangge'd isé musi mai kali ga uwa gulas-bok lesos, tadangs taé raja agu déus taé wié. Ho'og lalong bakokm kudut saung ta’a, kudut lulungs Iocé-lepets buing. 


Dikutip dari buku: Budaya Manggarai Karya Adi M. Nggoro & Butir-Butir Adat Manggarai Karya Petrus Janggur

KOMENTAR

Featured Post

Tak Hanya Salmafina Sunan, Para Artis Cantik Ini Juga Pindah Keyakinan

Sosok, INFONEWSIA.COM - Nama Salmafina Sunan tengah menjadi sorotan atas kabar pindah keyakinan yang dilakukannya. Meski tak secara gamb...

Popular Posts

Name

Agustinus Marsirinus Baut Tutup Usia,2,Alexander Wilhelmus Yosef Hamboer,1,Analisis,1,Artikel,24,Asmirandah,1,ASN NTT,1,Aturan Ganjil Genap,1,Baiq Nuril,1,Batavia Tahun 1627,1,Bocah Kelas 2 SD Tewas,1,Bocah Perempuan Tewas Mengenaskan,1,Budaya,16,Caleg DPRD,1,Carolus Hamboer,1,Dibunuh Pedangang Bubur Ayam Keliling,1,Dinas PKO Mabar,1,Dominasi Pihak Asing,1,Don Bosco Selamun,1,Dosen Untar & Trisakti,1,DPRD Bulukumba,1,DPRD Marah,1,Ekonomi,4,Eva Yanthi Arnaz,1,Facebook,1,Gerald N. Bibang,1,Gerard N. Bibang,1,Gerhana Bulan,1,Gubernur NTT,1,Ibrahim Peyon,1,IKBL,1,Indonesia,1,Jantung Asia,1,Jokowi ke Labuan Bajo,1,Jokowi Kunjungi Manggarai Barat,1,Kabar Bohong,1,Kakar Tana,1,Kalvin Duta OSN,1,Keluarga Besar Lembor Raya Jabodetabek,1,Kepala BNPN Tutup Usia,1,Kiriman Pembaca,1,Kisah Eva Arnas,1,Kota Seribu Jerigen,1,Kue dan DPRD,1,Kunjungan Jokowi,1,Labuan Bajo,1,Lexy Hamboer,1,Lifestyle,5,Lowongan Kerja,1,Mabar,1,Mafia Air di Labuan Bajo,1,Mahasiswi Cantik,1,Malam Kudus,1,Marsha Timothy,1,Nafa Urbach,1,Natalie Sarah,1,Opini,12,Pater Cornelius Leo Adrianus,1,Pater Edwin Bernard Timothy,1,Paul Serak Baut,1,Pelepasan Jenazah,1,Pembangunan Pariwisata Manggarai Barat,2,Pemred MetroTV,1,Penegakan Hukum,1,Penemuan Tank Tua,1,Profil,3,PT. Angkasa Pura Propertindo,1,Puisi,5,Putra Bos Konstruksi Baja,1,Ratu Film Panas Indonesia,1,Rikard Djegadut,1,Salmafina Sunan,1,Sandiaga Uno,1,Sastra,7,Selat Sunda,1,Sepeda Motor,1,Sutopo Purwo Nugroho meminta maaf,1,Sutopo Purwo Nugroho meninggal dunia,1,Sutopo Purwo Nugroho Tutup usia,1,Tank Tua Merauke,1,Tidak Disiplin,1,Tsunami Banten,1,Tya Dwiardianti,1,Update,24,Viktor Laiskodat,2,Waktu Gerhana Bulan,1,Wilhelmus Syukur,1,Wisata,15,Zara Zettira,2,Zara Zettira Hina Pesantren,1,Zara Zettira Penulis,2,
ltr
item
Infonewsia: Apa itu Upacara Saung Ta'a Dalam Budaya Manggarai, Flores NTT?
Apa itu Upacara Saung Ta'a Dalam Budaya Manggarai, Flores NTT?
Upacara Saung Ta'a dalam budaya Manggarai Flores, NTT
https://1.bp.blogspot.com/-qkAfaJoRe7c/WuSf2QlKaxI/AAAAAAAAAmo/fNDJiNI7vwwGf21wPGLym_2ZnAUA8_TrACLcBGAs/s640/saung%2Bta%2527a.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-qkAfaJoRe7c/WuSf2QlKaxI/AAAAAAAAAmo/fNDJiNI7vwwGf21wPGLym_2ZnAUA8_TrACLcBGAs/s72-c/saung%2Bta%2527a.jpg
Infonewsia
https://www.infonewsia.com/2018/04/apa-itu-upacara-saung-taa-dalam-budaya.html
https://www.infonewsia.com/
https://www.infonewsia.com/
https://www.infonewsia.com/2018/04/apa-itu-upacara-saung-taa-dalam-budaya.html
true
7293979240380718745
UTF-8
Semua artikel Tidak ditemukan artikel LIHAT SEMUA Selengkapnya Balas Batal balas Hapus Oleh Beranda LAMAN ARTIKEL Lihat Semua Rekomendasi LABEL ARSIP PENCARIAN SEMUA ARTIKEL Tidak ditemukan artikel pencarian Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Mggu Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Des Baru saja 1 menit lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu lalu Pengikut Ikuti KONTEN PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy