Berkesempatan ke Medan, Jangan lupa Bawa Pulang Oleh-oleh dari Fajar Mutiara | Infonewsia

Berkesempatan ke Medan, Jangan lupa Bawa Pulang Oleh-oleh dari Fajar Mutiara

Artikel, Infonewsia.com - Kulit kerang biasanya hanya menjadi sampah dan limbah bagi para nelayan. Namun beda jadi setelah sampai di tangan para perajin, limbah itu bisa didaur ulang menjadi karya seni yang indah dan mempunyai nilai ekonomi yang tinggi.

Bahkan tidak sedikit hasil kerajinan tersebut mendapat perhatian dari wisatawan baik dari dalam negeri maupun mancanegera.

Salah seorang perajin daur ulang kulit kerang, Nuraimah warga Lingkungan 5 Kelurahan Labuhandeli, Kecamatan Medan Marelan mengungkapkan, banyak jenis perlengkapan rumah tangga yang dapat diciptakan dari kulit kerang yang memiliki nilai estetika yang cukup tinggi.

Menghasilkan Beragam Jenis Asesoris

Nuraimah yang merupakan pimpinan kelompok perajin daur ulang kulit kerang 'Mutiara Fajar', mengatakan dalam tiga bulan terakhir ini telah menyiapkan sejumlah asesoris perlengkapan rumah tangga, berupa balai, tepak sirih, tempat kue, talam, lepean gelas, tempat tisu, pot bungga, bunga hias, bros dan lainnya.

"Hasil produk kami sudah diminta oleh pihak pengelola pasar asesoris di Bandara Kualanamu Internasional Airport (KNIA), ," ujar Nuraimah.

Dia menambahkan, selama ini pasar hasil kerajinan kulit kerang masih dalam wilayah kota Medan, Binjai dan Langkat. 

"Usaha ini baru dirintis sejak bulan Juli 2013 lalu, jadi pasarnya juga masih dirintis," kata pengelola Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKMB) Nurul Ummi tersebut.

Dinas Koperasi Turut Memfasilitasi

Usaha kerajinan ini berawal dari adanya program pelatihan kerajinan yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi UMKM Kota Medan dalam memberdayakan masyarakat pesisir yang diselenggarakan di aula kecamatan Medan Marelan pada awal Juli 2013 lalu.

Sebanyak 11 ibu rumah tangga istri nelayan lalu mengikrarkan diri sebagai kelompok "Mutiara Fajar" dengan kegiatan kerajinan daur ulang berbahan kulit kerang.

Selama empat hari mengikuti pelatihan para istri nelayan itupun semakin mahir membentuk pola dan menjadikan limbah laut itu sebagai karya seni.

Harga Asesoris Beragam

Harga jual karya seni itu sangat bervariasi, tepak sirih misalnya, mencapai harga Rp 280 ribu, balai yang biasa dipakai untuk acara pernikahan lebih mahal Rp 350 ribu, talam dan gelas berhias kerang mini satu set Rp 250 ribu dan masih banyak asesoris hiasan lainnya yang harganya antara tiga ribu hingga puluhan ribu rupiah.

Bahan baku, bagi perajin pun tidak menjadi kendala, mengingat Kelurahan Labuhandeli merupakan kawasan pesisir, sangat mudah mendapatkan kulit kerang.

Namun untuk pilihan kerang tertentu, kelompok perajin Mutiara Fajar juga memesan kulit kerang sesuai standar yang telah bersih ke Tanjungbalai dengan harga Rp 10.000 per Kg.

"Ada jenis kerajinan tertentu yang membutuhkan kulit kerang yang indah yang banyak terdapat di Tanjungbalai, untuk mendapatkannya kita harus pesan dari kota kerang itu," sambung Hermawati yang juga perajin kulit kerang.

Dikatakannya, untuk memenuhi tawaran pengelola pasar asesoris dan kerajinan yang ada di bandara KNIA, kelompok perajin kulit kerang Mutiara Fajar, yang beranggotakan 11 istri nelayan, setiap hari secara bersama-sama memproduksi berbagai jenis asesoris. 

"Selama ini kita belum memperoleh keuntungan, sementara modal masih bersifat patungan," ujar warga Lingkungan 4 Kelurahan Labuhandeli tersebut.

Photo: Putri Mentarai Sitanggang, TribunMedan
Sumber :  medanbisnis



Editor : Rikard Djegadut 

KOMENTAR

Featured Post

Kisah di Balik Tiwu Ndegar Peka Yang Misterius dan Keberadaan si 'Kakar Tana' Bermata Kucing

Wisata, Infonewsia.com - Pernah melihat 'Kakar Tana dan pengin melihat seperti apa kecantikannya? Silahkan berkunjung ke Tiwu Ndegar...

Popular Posts

Name

Artikel,23,ASN NTT,1,Baiq Nuril,1,Budaya,16,Caleg DPRD,1,Ekonomi,4,Facebook,1,Gerald N. Bibang,1,Gerard N. Bibang,1,Gubernur NTT,1,Ibrahim Peyon,1,IKBL,1,Kakar Tana,1,Keluarga Besar Lembor Raya Jabodetabek,1,Kiriman Pembaca,1,Lifestyle,5,Mabar,1,Mahasiswi Cantik,1,Malam Kudus,1,Opini,12,Paul Serak Baut,1,Penegakan Hukum,1,Profil,3,Puisi,5,Sandiaga Uno,1,Sastra,7,Selat Sunda,1,Tidak Disiplin,1,Tsunami Banten,1,Tya Dwiardianti,1,Update,24,Viktor Laiskodat,2,Wilhelmus Syukur,1,Wisata,14,
ltr
item
Infonewsia: Berkesempatan ke Medan, Jangan lupa Bawa Pulang Oleh-oleh dari Fajar Mutiara
Berkesempatan ke Medan, Jangan lupa Bawa Pulang Oleh-oleh dari Fajar Mutiara
Sejumlah asesoris perlengkapan rumah tangga, berupa balai, tepak sirih, tempat kue, talam, lepean gelas, tempat tisu, pot bungga, bunga hias, bros dan lainnya dibuat dari daur ulang kerang.
https://3.bp.blogspot.com/-Lj1mNubtjdA/WtF-1CzHexI/AAAAAAAAAc0/s87cvPkIp_4LIuQ0GSUvzmDRoyCNdRTXQCPcBGAYYCw/s640/Putri%2BMentarai%2BSitanggang%252C%2BTribunmedan.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-Lj1mNubtjdA/WtF-1CzHexI/AAAAAAAAAc0/s87cvPkIp_4LIuQ0GSUvzmDRoyCNdRTXQCPcBGAYYCw/s72-c/Putri%2BMentarai%2BSitanggang%252C%2BTribunmedan.jpg
Infonewsia
https://www.infonewsia.com/2018/04/berkesempatan-ke-medan-jangan-lupa-bawa.html
https://www.infonewsia.com/
https://www.infonewsia.com/
https://www.infonewsia.com/2018/04/berkesempatan-ke-medan-jangan-lupa-bawa.html
true
7293979240380718745
UTF-8
Semua artikel Tidak ditemukan artikel LIHAT SEMUA Selengkapnya Balas Batal balas Hapus Oleh Beranda LAMAN ARTIKEL Lihat Semua Rekomendasi LABEL ARSIP PENCARIAN SEMUA ARTIKEL Tidak ditemukan artikel pencarian Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Mggu Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Des Baru saja 1 menit lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu lalu Pengikut Ikuti KONTEN PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy