Fakta Tentang Tari Caci Manggarai | Infonewsia

Fakta Tentang Tari Caci Manggarai

Budaya, Infonewsia.com - Manggarai Raya-sebutan untuk ketiga kabupaten di ujung Barat pulau Flores Nusa Tenggara Timur, selain memiliki keindahan alam yang tak terjabarkan dengan kata, tradisi yang penuh dengan kisah mistis, juga memiliki budaya yang diwariskan secara turun temurun tanpa tergerus oleh roda zaman. 

Salah satu budaya yang diwariskan para pendahulu Nuca Lale adalah adalah Tari Caci. Kesenian satu ini merupakan sebuah permainan uji ketangkasan dalam bela diri yang dipadukan dengan suatu gerak tari. 

Apakah Tari Caci itu? 

Tari Caci adalah kesenian tradisional sejenis tarian perang yang khas dari masyarakat Manggarai di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Tarian ini merupakan tarian yang dimainkan oleh dua penari laki-laki yang menari dan saling bertarung dengan menggunakan cambuk  dan perisai terbuat dari kulit kerbau sebagai senjatanya.

Tari Caci ini juga merupakan salah satu kesenian tradisional yang cukup terkenal di Pulau Flores, NTT. Tarian ini sering ditampilkan di berbagai acara seperti saat syukuran musim panen (hang woja), ritual tahun baru (penti), dan berbagai upacara adat lainnya.
Asal Mula dan Makna serta Nilai-Nilai Terkandung dalam Tari Caci

Menurut sumber sejarah yang ada, Tari Caci ini berawal dari tradisi masyarakat Manggarai dimana para laki-laki saling bertarung satu lawan satu untuk menguji keberanian dan ketangkasan mereka dalam bertarung.

Tarian ini kemudian berkembang menjadi sebuah kesenian dimana terdapat gerak tari, lagu dan musik pengiring untuk memeriahkan acara. Nama Tari Caci sendiri berasal dari kata “ca” berarti “satu” dan “ci” yang berarti “uji”. Sehingga caci dapat diartikan sebagai uji ketangkasan satu lawan satu.

Sebagaimana fungsinya, tarian ini merupakan media bagi para laki-laki Manggarai dalam membuktikan kejantanan mereka, baik dalam segi keberanian maupun ketangkasan. 

Walaupun terkandung unsur kekerasan didalamnya, kesenian ini memiliki pesan damai di dalamnya seperti semangat sportivitas, saling menghormati, dan diselesaikan tanpa dendam diantara mereka.


Hal inilah yang menunjukan bahwa mereka memiliki semangat dan jiwa kepahlawanan di dalam diri mereka.
Pertunjukan Tari Caci

Tari Caci ini dilakukan oleh sekelompok penari laki-laki dengan bersenjatakan cambuk dan perisai. Dalam pertunjukannya, sekelompok penari tersebut dibagi menjadi dua bagian dan dipertandingkan satu lawan satu.

Sebelum penari dipertandingkan, pertunjukan terlebih dahulu diawali dengan Tari Tandak atau Tari Danding Manggarai. Tarian tersebut dilakukan oleh penari laki-laki dan perempuan sebagai pembuka acara dan meramaikan pertunjukan Tari Caci. Setelah tarian pembuka selesai kemudian dilanjutkan dengan atraksi Tari Caci.

Saat kedua penari akan memasuki arena, penari terlebih dahulu melakukan pemanasan dengan melakukan gerak tari. Kemudian mereka saling menantang sambil menyanyikan lagu-lagu adat, lalu pertandingan pun dimulai.

Dalam atraksi ini juga terdapat beberapa aturan, pemain hanya boleh memukul pada tubuh bagian atas lawannya seperti bagian lengan, punggung, atau dada.

Selain itu penari harus bisa menangkis atau menghindar dari serangan lawan. Apabila tidak, maka dia akan terkena serangan lawan dan menyisakan luka di tubuhnya, bahkan hingga berdarah.

Pemain bertahan akan dinyatakan kalah apabila terkena cambuk di matanya. Setelah semua penari sudah dimainkan, kemudian kedua kelompok dikumpulkan dan melakukan jabat tangan atau berangkulan sebagai tanda damai dan tidak ada dendam di antara mereka.
Pengiring  dan Kostum Tari Caci

Dalam pertunjukan Tari Caci ini biasanya diiringi oleh alat musik tradisional seperti gendangdan gong, serta nyanyian nenggo atau dare dari para pendukung.

Dalam pertunjukan tersebut setiap kelompok biasanya memiliki pendukung sendiri-sendiri. Seperti layaknya sebuah pertandingan olah raga, para pendukung juga bersorak-sorak memberikan dukungan dan semangat kepada para penari agar bisa menang.

Dalam pertunjuakan Tari Caci ini, penari juga menggunakan kostum layaknya prajurit yang akan maju ke medan perang. kostum para penari biasanya hanya menggunakan penutup kepala (pangkal) dan pakaian pada bagian bawah saja, sehingga tubuh bagian atas tanpa busana.

Pada penutup kepala penari menggunakan topeng yang terbuat dari kulit kerbau yang keras untuk melindungi wajah dari serangan lawan.

Sedangkan pada tubuh bagian bawah menggunakan celana panjang berwarna putih dan sarung songket khas Manggarai berwarna hitam.

Sebagai aksesoris diberi giring-giring yang berbunyi mengikuti gerakan penari. Selain itu penari membawa cambuk dan perisai sebagai senjata, yang terbuat dari kulit kerbau/ sapi yang sudah dikeringkan.

Perkembangan Tari Caci

Tari Caci ini merupakan salah satu kesenian tradisional yang cukup terkenal dan masih dilestarikan oleh masyarakat Manggarai di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.

Kesenian ini juga masih sering ditampilkan di berbagai acara seperti syukuran musim panen(hang woja), ritual tahun baru (penti), penyambutan tamu besar, dan berbagai acara adat lainnya.

Sekian pengenalan tentang “Tari Caci Kesenian Tradisional Dari Manggarai, Flores, NTT”. Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan anda tentang kesenian tradisional di indonesia. *


Sumber: budayaindonesia
Photo: parinseja.com




Editor: Rikard Djegadut

KOMENTAR

Featured Post

Kisah di Balik Tiwu Ndegar Peka Yang Misterius dan Keberadaan si 'Kakar Tana' Bermata Kucing

Wisata, Infonewsia.com - Pernah melihat 'Kakar Tana dan pengin melihat seperti apa kecantikannya? Silahkan berkunjung ke Tiwu Ndegar...

Popular Posts

Name

Artikel,23,ASN NTT,1,Baiq Nuril,1,Budaya,16,Caleg DPRD,1,Ekonomi,4,Facebook,1,Gerald N. Bibang,1,Gerard N. Bibang,1,Gubernur NTT,1,Ibrahim Peyon,1,IKBL,1,Kakar Tana,1,Keluarga Besar Lembor Raya Jabodetabek,1,Kiriman Pembaca,1,Lifestyle,5,Mabar,1,Mahasiswi Cantik,1,Malam Kudus,1,Opini,12,Paul Serak Baut,1,Penegakan Hukum,1,Profil,3,Puisi,5,Sandiaga Uno,1,Sastra,7,Selat Sunda,1,Tidak Disiplin,1,Tsunami Banten,1,Tya Dwiardianti,1,Update,24,Viktor Laiskodat,2,Wilhelmus Syukur,1,Wisata,14,
ltr
item
Infonewsia: Fakta Tentang Tari Caci Manggarai
Fakta Tentang Tari Caci Manggarai
Salah satu budaya yang diwariskan para pendahulu Nuca Lale adalah adalah Tari Caci yakni permainan uji ketangkasanyang dipadukan dengan suatu gerak tari.
https://1.bp.blogspot.com/-jjeCV9BbtRM/Ws8wCAR2riI/AAAAAAAAAZk/RVnzaB1MYWcg6LD57yJ8XSwitR8Bpss1wCLcBGAs/s640/Penari-Caci%2B%25281%2529.png
https://1.bp.blogspot.com/-jjeCV9BbtRM/Ws8wCAR2riI/AAAAAAAAAZk/RVnzaB1MYWcg6LD57yJ8XSwitR8Bpss1wCLcBGAs/s72-c/Penari-Caci%2B%25281%2529.png
Infonewsia
https://www.infonewsia.com/2018/04/fakta-tentang-tari-caci-manggarai.html
https://www.infonewsia.com/
https://www.infonewsia.com/
https://www.infonewsia.com/2018/04/fakta-tentang-tari-caci-manggarai.html
true
7293979240380718745
UTF-8
Semua artikel Tidak ditemukan artikel LIHAT SEMUA Selengkapnya Balas Batal balas Hapus Oleh Beranda LAMAN ARTIKEL Lihat Semua Rekomendasi LABEL ARSIP PENCARIAN SEMUA ARTIKEL Tidak ditemukan artikel pencarian Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Mggu Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Des Baru saja 1 menit lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu lalu Pengikut Ikuti KONTEN PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy