Pesona Kampung Adat Megalitikum Praijing, Waikabubak Sumba Barat, NTT | Infonewsia

Pesona Kampung Adat Megalitikum Praijing, Waikabubak Sumba Barat, NTT

Budaya, Infonewsia.com - Kampung adat Praijing merupakan salah satu kampung yang berada di desa Tebara kabupaten Sumba Barat. Kampung ini disebut kampung Praijing karena letak yang berada tepat di atas bukit Praijing, arah timur dari pusat kota Waikabubak.
Foto: @nanda_buu

Kampung yang terletaknya di Desa Tebara, Kecamatan Waikaibubak, Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sekitar 3 km dari pusat kota Waikabubuk, menyimpan pesona yang sungguh luar biasa dan kekayaan budaya serta tradisi yang, keunikannya, rumah-rumah adatnya yang masih asli tradisional dengan batu-batu megalitik. 

Karena letak di atas bukit, maka mencapianya pun harus menggunakan mobil yang kuat menanjak dengan jalan yang sedikit rusak ketika akses mulai memasuki kampung ini.

Dari atas Anda dapat melihat hamparan hijau bentangan sawah yang begitu indah dan pemandangan kota Waikabubak, Sumba Barat. Menikmati sunset di Kampung Praijing, menawarkan sebuah sensasi yang berbeda dari tempat lainnya. 

Kampung adat tradisional Praijing ditetapkan sebagai salah satu situs budaya oleh pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Sumba Barat. 

Jumlah dan Perbedaannya

Sebelum mengalami kebakaran pada 2000 silam, yang menghabiskan 20 rumah, rumah tradisional di kampung ini berjumlah 42 rumah. Beberapa sudah dibangun kembali dan kini terdapat 38 rumah tradisional khas Sumba yang memiliki atap menjulang tinggi seperti menara, tempat bersemayamnya para Marapu.

Umumnya, rumah adat Sumba biasa disebut Uma Bokulu atau Uma Mbatangu. Uma Bokulu berarti rumah besar, dan Uma Mbatangu berarti rumah menara. Rumah tradisional di sini berbentuk rumah panggung dan memiliki atap yang menjulang tinggi seperti menara, namun ada beberapa rumah yang tidak memiliki atap menara.

Rumah-rumah penduduk khas Sumba, berdinding kayu dan beratap rumbai. Rumah adat ini dibedakan menjadi tiga bagian, Lei Bangun (kolong rumah) sebagai tempat memelihara ternak, Rongu Uma (tingkat kedua) berfungsi sebagai tempat tinggal dan Uma Daluku (Menara atau loteng) tempat menyimpan bahan makanan dan barang-barang pusaka. Umumnya, sekitar rumah-rumah warga terdapat kuburan megalitik dengan batu-batu besar. 

Bagian atap juga dilengkapi semacam tiang kayu dengan ukiran yang membedakan antara “pintu lelaki” digunakan kepala rumah tangga atau bapak saat masuk atau ke luar rumah dan “pintu perempuan” dipakai ibu untuk akses ke dapur.

Dahulu kala sering terjadi perang adat sehingga kampung didirikan di atas bukit untuk keamanan. Adanya perang adat terbukti dari adung: tonggak kayu di tengah kampung dengan bebatuan tertata melingkar.

Waktu terbaik berkunjung & Akomodasi

Waktu terbaik untuk berkunjung adalah di pagi hari saat warga mulai beraktifitas atau di sore hari saat mereka kembali dari sawah dan ladang.

Belum tersedia warung makan di lokasi obyek wisata sehingga disarankan untuk wisatawan membawa makanan sendiri. Di lokasi obyek wisata juga tidak ada fasilitas penginapan sehingga pengunjung sebaiknya menginap di pusat kota Waikabubak yang tersedia banyak pilihan fasilitas hotel.

2 Miliar Untuk Pembenahan Kampung Praijing

Koordinator III Pulau Sumba program penataan lingkungan permukiman berbasis komunitas (PLPBK), Johana A.Boro, S.H, mengatakan pada tahun anggaran 2015 dan 2016, pihaknya mendapat alokasi dana dari kementerian pekerjaan umum sebesar Rp 2 miliar untuk penataan kampung Praijing di Desa Tebara, Kecamatan Kota Waikabubak.

Kampung Praijing merupakan salah satu situs budaya Sumba Barat yang terletak sekitar 2 km ke arah timur Kota Waikabubak, Ibu Kota Kabupaten Sumba Barat.

Pada tahap I tahun 2015 mendapat anggaran sebesar Rp 1 miliar yang diperuntukan penataan kampung yakni untuk perencanaan sebesar Rp 150 juta dan selebihnya untuk pekerjaan fisik berupa pengeboran satu buah sumur bor, pengerjaan rabat jalan, pembuatan pagar keliling kampung dan pembangunan MCK.

Sedangkan tahap II tahun 2016 sebesarRp 1 miliar diperuntukan penataan 10 rumah adat kampung praijing, kelanjutan pekerjaan rabat jalan, pekerjaan kelanjutan pagar keliling dan pembangunan dua buah MCK.

Saat ini, pekerjaan dalam proses pengerjaan bersama masyarakat Kampung Praijing.*RDj


Editor: Rikard Djegadut 

KOMENTAR

Featured Post

Tak Hanya Salmafina Sunan, Para Artis Cantik Ini Juga Pindah Keyakinan

Sosok, INFONEWSIA.COM - Nama Salmafina Sunan tengah menjadi sorotan atas kabar pindah keyakinan yang dilakukannya. Meski tak secara gamb...

Popular Posts

Name

Agustinus Marsirinus Baut Tutup Usia,2,Alexander Wilhelmus Yosef Hamboer,1,Analisis,1,Artikel,24,Asmirandah,1,ASN NTT,1,Aturan Ganjil Genap,1,Baiq Nuril,1,Batavia Tahun 1627,1,Bocah Kelas 2 SD Tewas,1,Bocah Perempuan Tewas Mengenaskan,1,Budaya,16,Caleg DPRD,1,Carolus Hamboer,1,Dibunuh Pedangang Bubur Ayam Keliling,1,Dinas PKO Mabar,1,Dominasi Pihak Asing,1,Don Bosco Selamun,1,Dosen Untar & Trisakti,1,DPRD Bulukumba,1,DPRD Marah,1,Ekonomi,4,Eva Yanthi Arnaz,1,Facebook,1,Gerald N. Bibang,1,Gerard N. Bibang,1,Gerhana Bulan,1,Gubernur NTT,1,Ibrahim Peyon,1,IKBL,1,Indonesia,1,Jantung Asia,1,Jokowi ke Labuan Bajo,1,Jokowi Kunjungi Manggarai Barat,1,Kabar Bohong,1,Kakar Tana,1,Kalvin Duta OSN,1,Keluarga Besar Lembor Raya Jabodetabek,1,Kepala BNPN Tutup Usia,1,Kiriman Pembaca,1,Kisah Eva Arnas,1,Kota Seribu Jerigen,1,Kue dan DPRD,1,Kunjungan Jokowi,1,Labuan Bajo,1,Lexy Hamboer,1,Lifestyle,5,Lowongan Kerja,1,Mabar,1,Mafia Air di Labuan Bajo,1,Mahasiswi Cantik,1,Malam Kudus,1,Marsha Timothy,1,Nafa Urbach,1,Natalie Sarah,1,Opini,12,Pater Cornelius Leo Adrianus,1,Pater Edwin Bernard Timothy,1,Paul Serak Baut,1,Pelepasan Jenazah,1,Pembangunan Pariwisata Manggarai Barat,2,Pemred MetroTV,1,Penegakan Hukum,1,Penemuan Tank Tua,1,Profil,3,PT. Angkasa Pura Propertindo,1,Puisi,5,Putra Bos Konstruksi Baja,1,Ratu Film Panas Indonesia,1,Rikard Djegadut,1,Salmafina Sunan,1,Sandiaga Uno,1,Sastra,7,Selat Sunda,1,Sepeda Motor,1,Sutopo Purwo Nugroho meminta maaf,1,Sutopo Purwo Nugroho meninggal dunia,1,Sutopo Purwo Nugroho Tutup usia,1,Tank Tua Merauke,1,Tidak Disiplin,1,Tsunami Banten,1,Tya Dwiardianti,1,Update,24,Viktor Laiskodat,2,Waktu Gerhana Bulan,1,Wilhelmus Syukur,1,Wisata,15,Zara Zettira,2,Zara Zettira Hina Pesantren,1,Zara Zettira Penulis,2,
ltr
item
Infonewsia: Pesona Kampung Adat Megalitikum Praijing, Waikabubak Sumba Barat, NTT
Pesona Kampung Adat Megalitikum Praijing, Waikabubak Sumba Barat, NTT
Kampung adat Praijing merupakan salah satu kampung yang berada di desa Tebara kabupaten Sumba Barat. Kampung ini disebut kampung Praijing karena letak yang berada tepat di atas bukit Praijing, arah timur dari pusat kota Waikabubak.
https://4.bp.blogspot.com/-iFrYl2oE_RA/WsRTkonlLbI/AAAAAAAAAPM/EbifmkCUb6MuSDwZESCDhNJhs3VEY--XACLcBGAs/s640/nanda_buu-Praijing%2BVillage.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-iFrYl2oE_RA/WsRTkonlLbI/AAAAAAAAAPM/EbifmkCUb6MuSDwZESCDhNJhs3VEY--XACLcBGAs/s72-c/nanda_buu-Praijing%2BVillage.jpg
Infonewsia
https://www.infonewsia.com/2018/04/pesona-kampung-adat-megalitikum.html
https://www.infonewsia.com/
https://www.infonewsia.com/
https://www.infonewsia.com/2018/04/pesona-kampung-adat-megalitikum.html
true
7293979240380718745
UTF-8
Semua artikel Tidak ditemukan artikel LIHAT SEMUA Selengkapnya Balas Batal balas Hapus Oleh Beranda LAMAN ARTIKEL Lihat Semua Rekomendasi LABEL ARSIP PENCARIAN SEMUA ARTIKEL Tidak ditemukan artikel pencarian Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Mggu Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Des Baru saja 1 menit lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu lalu Pengikut Ikuti KONTEN PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy