Unik! Beberapa Hal Yang Wajib diketahui di BalikTradisi Congko Longkap Manggarai, NTT | Infonewsia

Unik! Beberapa Hal Yang Wajib diketahui di BalikTradisi Congko Longkap Manggarai, NTT

Congko lokap adalah sebuah nama perayaan adat di Kabupaten Manggarai. Pesta congko lokap dirayakan dalam rangka peresmian sebuah rumah adat atau mbaru gendang/mbaru tembong dalam budaya masyrakat adat Manggarai (Manggarai Barat, Manggarai dan Manggarai Timur).

Pesta congko lokap dalam bahasa adatnya disebut Ramé Congko Lokap Mbaru Gendang.  Secara harafiah dapat ditelusuri makna kata per katanya yakni (ramé artinya perayaan/pesta, congko artinya mengangkut sampah, lokap artinya potongan-potongan kulit kayu sewaktu mengerjakan rumah adat dan mbaru  artinya rumah serta gendang yang berarti gendang).

Dengan demikian arti dari pesta congko Iokap  adalah pesta membersihkan rumah adat dari segala kotoran agar layak dihuni oleh manusia dan di dalamnya dapat digantung gendang sebagai simbol kekuasaan atas tanah-tanah adat. Karena itu sering dikatakan bahwa congko lokap merupakan pesta resmi sebuah rumah adat sebelum dipakai.

Congko lokap ini sudah tergolong langka. Karena sebuah pesta congko lokap tidak dirayakan setiap tahun melainkan dalam jangka waktu yang lama sesuai dengan lamanya sebuah bangunan rumah adat Manggarai.

Pesta ini hanya dapat dirayakan pada waktu rumah adat (mbaru gendang) mulai dihuni. Bila kelak rumah ini dibongkar karena rusak berat dan hendak direhab maka rumah baru tetap dibangun diatas tanah yang sama (bangka). Dan upacara harus mcngikuti upacara adat yang sama pula. 

Congko lokap ini sudah tergolong langka. Karena sebuah pesta congko lokap tidak dirayakan setiap tahun melainkan dalam jangka waktu yang lama sesuai dengan lamanya sebuah bangunan rumah adat Manggarai. 

Nah, teman-teman, dalam tulisan kali ini, saya tidak akan membahas secara detail tentang tradisi pesta Congko Lokap namun hanya akan membatasi pembahasan seputar langkah-langkah pembuatan Rumah adat Manggarai. 

Mengetahui langkah-langkah pembuatan Rumah Adat adalah hal yang wajib dan penting untuk diketahui. 

Langkah-langkah Pembuatan Rumah Adat

l. Bantang Pa ’ang  Olo Ngaung Musi 

Hal pertama dan wajib dilakukan adalah musyawarah seluruh masyarakat desa. Dalam pertemuan ini para tetua adat menyampaikan maksud diadakannya musyawarah yaitu ingin membangun sebuah rumah adat yang baru.

Dalam rapat ini ditentukan bersama seluruh biaya yang harus ditanggung oleh seluruh penduduk desa. Bila sudah sepakat selanjutnya mulai mencari bahan bangunan.

2. Racang Cola dan Racang Kopé 

Selanjutnya, sebelum warga desa ke hutan dalam rangka memotong kayu untuk balok dan papan, terlebih dahulu mengikuti upacara adat yang disebut racang cola dan racang kopé. Artinya pengasahan kapak dan parang. Racang artinya mengasah dan cola yang berarti kapak serta kope  yang artinya parang. 

Upacara ini dilaksanakan di rumah tetua adat/kepala suku. Dalam upacara ini hewan kurbannya adalah babi. Karena itu hewan yang dikurbankan itu disebut ela racang cola (babi untuk mengasah kapak). 

Dalam upacara ini didoakan mohon perlindungan Tuhan agar terhindar dari malapetaka yang dapat mengancam nyawa para tukang yang hendak pergi ke hutan untuk mencari papan dan balok. 

Selain itu mohon restu para leluhur (empo) dan Tuhan sendiri agar  cita~cita membangun rumah adat dapat berjalan lancar tanpa hambatan. 

3. Upacara Mohon Izin dan Perlindungan Dari Penunggu Hutan

Setelah para tukang tiba di dalam hutan, mereka juga melakukan upacara sederhana ketika selesai membuat pondok tempat mereka tidur selama mereka berada di dalam hutan. Hewan yang menjadi kurbannya adalah ayam jantan berbulu putih.

Dalam upacara ini dimohon kepada semua penunggu hutan agar tidak mengganggu mereka yang tidur dalam pondok dan tidak membahayakan mereka yang memotong kayu untuk dijadikan papan dan balok‘.

Mereka yang masuk ke dalam hutan umumnya bekerja keras sampai semua papan dan balok selesai dikerjakan  dan dikumpulkan pada satu tempat.

4. Mengangkat Balok dan Papan dari Hutan ke Kampung (élong haju) 

Setelah sejumlah bahan bangunan rumah adat dikerjakan maka mulailah bahan-bahan itu dipikul secara gotong royong ke kampung. Yang paling akhir dipikul adalah tiang induk rumah adat  atau yang disebut siri bongkok.

Tiang induk ini dipikul beramai-ramai dan ketika sampai di depan kampung (pa ’ang be'o) kemudian tiang induk disongsong oleh seluruh warga kampung sambil membunyikan alat musik tradisional dan para pemikulnya menyanyikan lagu roko molas poco atau membawa lari gadis hutan. 

Di atas tiang induk itu seorang gadis cilik didudukan dan mengenakan pakaian adat serta di atas kepalanya memakai mahkota (balibélo). Gadis cilik itu merupakan simbol puteri gunung yang telah dipilih oleh penduduk kampung untuk  dijadikan tiang agung rumah adat.

Dalam lagu-lagu yang dilantunkan sejak dari depan kampung sampai halaman rumah adat, berisikan doa-doa asli yang mengharapkan agar roh-roh dari hutan yang telah datang menyertai kayu dan papan untuk rumah adat segera kembali ke hutan karena semua kayu dan papan itu telah menjadi milik manusia.

Seluruh bahan bangunan itu dipakai untuk pembuatan rumah adat. Oleh karena itu diminta agar roh-roh penunggu hutan tidak  membuat ulah terhadap manusia yang mengambilnya. 

5. Pembuatan Rumah Adat (Pandé Mbaru Gendang) 

Pembuatan rumah adat Manggarai secara gotong-royong. Kepala suku (tu’a golo) bertindak sebagai koordinator pembuatan rumah adat itu.

Tu ’a golo dapat membagi tugas kepada seluruh penduduk untuk melengkapi bangunan rumah adat itu. Misalnya ada sekelompok orang yang 'mencari ijuk untuk atap rumah adat.

Ada pula tukang yang mengerjakan rumah adat itu. Pengerjaan rumah adat itu bisa mencapai satu tahun, bahkan lebih dari itu.

Tetapi karena dahulu pembuatan rumah adat itu tidak terlalu membutuhkan banyak dana seperti sekarang, maka pembuatannya tidak lama. Dalam tempo dua atau tiga bulan saja rumah itu telah selesai.

Nah, masyarakat Manggarai Raya, reba molas Congkasae, itulah beberapa hal mengenai langkah-langkah pembuatan rumah adat. Bila kamu mencintai budaya Manggarai dan secara khusus karena tulisan ini, jangan lupa komentar, like dan share. Biarkan dunia juga tahu. 

Salam Cinta Budaya!

Penulis: Rikard Djegadut


Simak video Roko Molas Poco Pembangunan Gendang Alang berikut!

***
Disadur dari "Butir-Butir Adat Manggarai," Petrus janggur BA. 
Photo: Leonardus Nyoman, floresexotictours.com

KOMENTAR

Featured Post

Tak Hanya Salmafina Sunan, Para Artis Cantik Ini Juga Pindah Keyakinan

Sosok, INFONEWSIA.COM - Nama Salmafina Sunan tengah menjadi sorotan atas kabar pindah keyakinan yang dilakukannya. Meski tak secara gamb...

Popular Posts

Name

Agustinus Marsirinus Baut Tutup Usia,2,Alexander Wilhelmus Yosef Hamboer,1,Analisis,1,Artikel,24,Asmirandah,1,ASN NTT,1,Aturan Ganjil Genap,1,Baiq Nuril,1,Batavia Tahun 1627,1,Bocah Kelas 2 SD Tewas,1,Bocah Perempuan Tewas Mengenaskan,1,Budaya,16,Caleg DPRD,1,Carolus Hamboer,1,Dibunuh Pedangang Bubur Ayam Keliling,1,Dinas PKO Mabar,1,Dominasi Pihak Asing,1,Don Bosco Selamun,1,Dosen Untar & Trisakti,1,DPRD Bulukumba,1,DPRD Marah,1,Ekonomi,4,Eva Yanthi Arnaz,1,Facebook,1,Gerald N. Bibang,1,Gerard N. Bibang,1,Gerhana Bulan,1,Gubernur NTT,1,Ibrahim Peyon,1,IKBL,1,Indonesia,1,Jantung Asia,1,Jokowi ke Labuan Bajo,1,Jokowi Kunjungi Manggarai Barat,1,Kabar Bohong,1,Kakar Tana,1,Kalvin Duta OSN,1,Keluarga Besar Lembor Raya Jabodetabek,1,Kepala BNPN Tutup Usia,1,Kiriman Pembaca,1,Kisah Eva Arnas,1,Kota Seribu Jerigen,1,Kue dan DPRD,1,Kunjungan Jokowi,1,Labuan Bajo,1,Lexy Hamboer,1,Lifestyle,5,Lowongan Kerja,1,Mabar,1,Mafia Air di Labuan Bajo,1,Mahasiswi Cantik,1,Malam Kudus,1,Marsha Timothy,1,Nafa Urbach,1,Natalie Sarah,1,Opini,12,Pater Cornelius Leo Adrianus,1,Pater Edwin Bernard Timothy,1,Paul Serak Baut,1,Pelepasan Jenazah,1,Pembangunan Pariwisata Manggarai Barat,2,Pemred MetroTV,1,Penegakan Hukum,1,Penemuan Tank Tua,1,Profil,3,PT. Angkasa Pura Propertindo,1,Puisi,5,Putra Bos Konstruksi Baja,1,Ratu Film Panas Indonesia,1,Rikard Djegadut,1,Salmafina Sunan,1,Sandiaga Uno,1,Sastra,7,Selat Sunda,1,Sepeda Motor,1,Sutopo Purwo Nugroho meminta maaf,1,Sutopo Purwo Nugroho meninggal dunia,1,Sutopo Purwo Nugroho Tutup usia,1,Tank Tua Merauke,1,Tidak Disiplin,1,Tsunami Banten,1,Tya Dwiardianti,1,Update,24,Viktor Laiskodat,2,Waktu Gerhana Bulan,1,Wilhelmus Syukur,1,Wisata,15,Zara Zettira,2,Zara Zettira Hina Pesantren,1,Zara Zettira Penulis,2,
ltr
item
Infonewsia: Unik! Beberapa Hal Yang Wajib diketahui di BalikTradisi Congko Longkap Manggarai, NTT
Unik! Beberapa Hal Yang Wajib diketahui di BalikTradisi Congko Longkap Manggarai, NTT
Beberapa hal mengenai tradisi pesta Congko Lokap dan langkah-langkah pembuatan rumah adat gendang Manggarai, Flores NTT
https://3.bp.blogspot.com/-2QkgPGcvpxM/Wtk4592FKnI/AAAAAAAAIK4/cOTKLPV2aX026TFM-5Ik1Ku3UaXU6pnfwCLcBGAs/s640/Roko%2BMolas%2B%2BPoco_Leonardus%2BNyoman.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-2QkgPGcvpxM/Wtk4592FKnI/AAAAAAAAIK4/cOTKLPV2aX026TFM-5Ik1Ku3UaXU6pnfwCLcBGAs/s72-c/Roko%2BMolas%2B%2BPoco_Leonardus%2BNyoman.jpg
Infonewsia
https://www.infonewsia.com/2018/04/unik-beberapa-hal-yang-wajib-diketahui.html
https://www.infonewsia.com/
https://www.infonewsia.com/
https://www.infonewsia.com/2018/04/unik-beberapa-hal-yang-wajib-diketahui.html
true
7293979240380718745
UTF-8
Semua artikel Tidak ditemukan artikel LIHAT SEMUA Selengkapnya Balas Batal balas Hapus Oleh Beranda LAMAN ARTIKEL Lihat Semua Rekomendasi LABEL ARSIP PENCARIAN SEMUA ARTIKEL Tidak ditemukan artikel pencarian Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Mggu Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Des Baru saja 1 menit lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu lalu Pengikut Ikuti KONTEN PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy