Pariwisata Manggarai Barat: Pihak Asing Mendominasi, Pemerintah Manggarai Bertanggung Jawab | Infonewsia

Pariwisata Manggarai Barat: Pihak Asing Mendominasi, Pemerintah Manggarai Bertanggung Jawab

Jakarta, Infonewsia.com - Dominasi asing dalam pembangunan pariwisata di Labuan Bajo ditemukan oleh Klimmek (2013: 27-30) dalam penelitiannya terkait dengan partisipasi lokal dalam industri pariwisata dive (selam) di Labuan Bajo.
Pariwisata Manggarai Barat: Pihak Asing Mendominasi, Pemerintah Manggarai Bertanggung Jawab
Ilustrasi Komodo (Foto: Shutterstock)

Klimmek menemukan bahwa mayoritas pemilik dive centre di Labuan Bajo adalah warga negara asing. Masyarakat lokal kalah bersaing dalam merebut posisi strategis seperti dive master atau instruktor. Mereka rata-rata berebut posisi sebagai kapten atau awak kapal.

Lebih jauh Klimmek menemukan tidak berjalan optimalnya economic linkages antara pariwisata dive dengan usaha-usaha masyarakat lokal, dipicu karena banyaknya jasa perusahaan Live-Abroad yang justru berada di luar Labuan Bajo.

Karena itu, turis biasanya langsung dari Bandara menuju kapal, lalu menghabiskan beberapa hari atau minggu di dalam kapal tanpa secara intens berinteraksi dengan masyarakat lokal.

Minimnya paritipasi masyarakat lokal juga dibuktikan oleh Hodgwin dalam penelitiannya terkait partisipasi masyarakat lokal dalam pengembangan pariwisata di Taman Nasional Komodo.

Penelitian ini menunjukkan adanya kontribusi yang minim terhadap masyarakat lokal dari besarnya pengeluaran turis dalam perjalanan menuju ke Taman Nasional Komodo.

Paket perjalanan menuju Taman Nasional rata-rata menghabiskan waktu yang begitu sedikit, tetapi dengan pelayanan yang sangat mewah. Hanya sekitar 17.5% dari pendapatan tersebut diperuntukan bagi komunitas lokal.

Masifnya dominasi asing dalam pembangunan pariwisata di Manggarai Barat - Flores, NTT menuntut pemerintah untuk tidak menutup mata. Pemerintah sebaiknya segera membenahi regulasi yang memungkinkan pihak asing bermain secara leluasa dalam pembangunan pariwisata di Manggarai Barat.

Regulasi seperti bermain bebasnya modal, barang dan orang dalam industri pariwisata di Labuan Bajo, yang belakangan ini memicu terjadinya konflik agraria yang berkepanjangan.

Penelitian yang dilakukan oleh lembaga Sunspirit for Justice and Peace menemukan fenomena komodifikasi tanah yang marak akhir-akhir ini di kota Labuan Bajo. 

Penjualan tanah ini terutama terjadi dari pihak masyarakat lokal kepada para investor dan korporasi-korporasi besar dari luar negeri.

Fenomena maraknya komersialisasi tanah ini, dalam arti tertentu merupakan gambaran keterpinggiran masyarakat lokal dalam kontestasi pasar yang sangat bias kapitalis. 
Alih-alih mengambil keuntungan dari industri pariwisata, warga lokal malah terjebak dalam cara pikir yang justeru kian mengasingkan mereka dari tanah tumpah darah mereka sendiri.

Untuk mempersempit ruang gerak dominasi asing dan memperlambat proses "long ata lonto, lonto ata long", pemerintah diminta bertanggung jawab dan segera mengambil langkah serius menanggapi fenomena ini.
***

Penulis: Rikard Djegadut 

Tulisan ini disadur dari artikel yang ditulis sebelumnya oleh Venansius Haryanto, staf peneliti pada Sunspirit for Justice and Peace Labuan Bajo. 

KOMENTAR

Featured Post

Pemred MetroTV, Don Bosco Selamun Perintahkan Wartawannya Usut Tuntas Mafia Air Minum di Labuan Bajo

Labuan Bajo, Infonewsia.com - Pernyataan ini disampaikan oleh Don Bosco Salamun saat memberikan materi konferensi Sekolah-sekolah Katolik...

Popular Posts

Name

Agustinus Marsirinus Baut Tutup Usia,2,Alexander Wilhelmus Yosef Hamboer,1,Analisis,1,Artikel,24,ASN NTT,1,Baiq Nuril,1,Batavia Tahun 1627,1,Budaya,16,Caleg DPRD,1,Carolus Hamboer,1,Dominasi Pihak Asing,1,Don Bosco Selamun,1,Dosen Untar & Trisakti,1,Ekonomi,4,Eva Yanthi Arnaz,1,Facebook,1,Gerald N. Bibang,1,Gerard N. Bibang,1,Gubernur NTT,1,Ibrahim Peyon,1,IKBL,1,Jantung Asia,1,Kakar Tana,1,Keluarga Besar Lembor Raya Jabodetabek,1,Kiriman Pembaca,1,Kisah Eva Arnas,1,Lexy Hamboer,1,Lifestyle,5,Mabar,1,Mafia Air di Labuan Bajo,1,Mahasiswi Cantik,1,Malam Kudus,1,Opini,12,Paul Serak Baut,1,Pelepasan Jenazah,1,Pembangunan Pariwisata Manggarai Barat,2,Pemred MetroTV,1,Penegakan Hukum,1,Profil,3,Puisi,5,Ratu Film Panas Indonesia,1,Rikard Djegadut,1,Sandiaga Uno,1,Sastra,7,Selat Sunda,1,Tidak Disiplin,1,Tsunami Banten,1,Tya Dwiardianti,1,Update,24,Viktor Laiskodat,2,Wilhelmus Syukur,1,Wisata,15,
ltr
item
Infonewsia: Pariwisata Manggarai Barat: Pihak Asing Mendominasi, Pemerintah Manggarai Bertanggung Jawab
Pariwisata Manggarai Barat: Pihak Asing Mendominasi, Pemerintah Manggarai Bertanggung Jawab
Pariwisata Manggarai Barat: Pihak Asing Mendominasi, Pemerintah Manggarai Bertanggung Jawab
https://1.bp.blogspot.com/-AZARNKIBLfE/XPsmXO2ASGI/AAAAAAAAOPs/7uA792DkC5I5aiKFi4b-xfjNhHVpfYbDwCLcBGAs/s640/Pemerintah%2BManggarai%2BBarat%2BDiminta%2BBertanggung%2BJawab%2BAtas%2BMasifnya%2BDominasi%2BAsing.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-AZARNKIBLfE/XPsmXO2ASGI/AAAAAAAAOPs/7uA792DkC5I5aiKFi4b-xfjNhHVpfYbDwCLcBGAs/s72-c/Pemerintah%2BManggarai%2BBarat%2BDiminta%2BBertanggung%2BJawab%2BAtas%2BMasifnya%2BDominasi%2BAsing.jpg
Infonewsia
https://www.infonewsia.com/2019/06/pariwisata-manggarai-barat-pihak-asing.html
https://www.infonewsia.com/
https://www.infonewsia.com/
https://www.infonewsia.com/2019/06/pariwisata-manggarai-barat-pihak-asing.html
true
7293979240380718745
UTF-8
Semua artikel Tidak ditemukan artikel LIHAT SEMUA Selengkapnya Balas Batal balas Hapus Oleh Beranda LAMAN ARTIKEL Lihat Semua Rekomendasi LABEL ARSIP PENCARIAN SEMUA ARTIKEL Tidak ditemukan artikel pencarian Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Mggu Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Des Baru saja 1 menit lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu lalu Pengikut Ikuti KONTEN PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy