Inspiratif! Kisah Dua Putra Pewaris Bisnis Baja Tuhan Panggil Jadi Imam Katolik | Infonewsia

Inspiratif! Kisah Dua Putra Pewaris Bisnis Baja Tuhan Panggil Jadi Imam Katolik

Sosok, Infonewsia.com - Edwin Bernard Timothy dan Cornelius Leo Adrianus, oleh orang tua mereka, sudah dipersiapkan untuk mewarisi usaha di bidang konstruksi baja. Namun Tuhan punya rencana tersendiri yang sangat misterius.
Kisah Inspiratif! Tengah Ambil S2 dan S3, Dua Putra Bos Konstruksi Baja Ini Tuhan Panggil Jadi Imam Katolik
Pastor Edwin Bernard Timothy, OP dan Pater Cornelius Leo Adrianus, CSJ bersama sang nenek dan kedua orang tua tercinta (Foto: Dok. Pribadi)

Tuhan membisikan sebuah panggilan hidup yang penuh misteri ke dalam hati mereka. Mereka pun memutuskan masuk biara dan menjadi pastor, imam Katolik. Tuhan memanggil sewaktu mereka studi lanjut di Amerika. Beginilah kisah selengkapnya. 

The Song of Bernadete Untuk Edwin Bernard Timothy 

Suatu malam di pengujung tahun 2004, Edwin Bernard Timothy terjaga dari tidurnya yang lelap. Lantas, tak sengaja ia menonton film “The Song of Bernadette” di layar kaca.

Keutamaan sikap Santa Bernadet yang mengemuka dalam film hitam putih produksi tahun ‘50-an itu, menyentuh nurani pemuda yang tengah studi S2 bidang geography information system di Universitas Buffalo, New York State, Amerika Serikat ini.

“Ada sesuatu yang indah, sesuatu yang belum pernah saya rasakan sebelumnya,” ungkapnya saat ditemui di kediaman orangtuanya di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis, 6 Juni 2013.

Kisah Santa Bernadet itu membuat hidup rohani Edwin menggeliat. “Sejak itu, setiap hari saya berdoa rosario dan ikut Misa,” kenangnya.

Selanjutnya, pria kelahiran 25 Januari 1982 ini mendulang pengetahuan rohani dari beragam buku agama, hal yang sebelumnya tak terlintas di benaknya. Hingga suatu hari, ia membaca buku mengenai hidup bakti dalam Gereja Katolik. Panggilan membiara pun mulai menggelitik hatinya. 

“Saya merasa ‘klik’, saya tertarik menjadi biarawan,” ujarnya.

Enam bulan berselang, seusai studi S2, Edwin memilih ordo. 

“Saya masuk Ordo Pengkhotbah (Dominikan),” katanya.

Seiring bergulirnya waktu, panggilan yang ditelusuri Edwin bermuara pada 24 Mei 2013, tatkala Mgr Christopher Cardone OP menahbiskannya menjadi imam Dominikan di Gereja St Dominic, Washington DC, Amerika Serikat.

Sensasi Seperti di Surga

Ketika pertama kali Edwin menjejakkan kaki di Biara Suster-Suster Dominikan di Buffalo New York State, kekaguman menyergapnya.

“Suster-suster Dominikan sedang mendaraskan Mazmur dan lagu-lagu Gregorian dengan begitu indah. 
Saya seperti berada di surga,” ujar Edwin sembari melepas tawa.

Namun, seulas kekhawatiran tak sanggup berkhotbah mengganjalnya.

“Lalu, saya memohon kepada Tuhan, jikalau memang Dia memanggil saya, tolonglah saya.” Setelah itu, batin Edwin terasa lapang. 

Juli 2006, Edwin masuk biara.

“Saya bersyukur, orangtua menerima keputusan saya.”

Dengan keteguhan hati, Edwin meniti titian imamat.

“Bagi saya, panggilan ini merupakan life time commitment. 
Meski sejak awal saya tak pernah ragu,” ucap alumnus SMP dan SMA Kanisius Menteng, Jakarta Pusat ini.

Panggilang Yang Sama Merasuki Jiwa Sang Kakak 

Ternyata, hidup membiara juga mempesona sang kakak, Cornelius Leo Adrianus. Cornelius, yang sebelumnya selalu tinggal satu rumah dengan Edwin di Negeri Paman Sam, kerap ikut membaca buku-buku rohani milik adiknya. Ia juga mengikuti siaran-siaran rohani di saluran televisi Katolik setempat.

Meski ia tengah studi S3 bidang geography information system di kampus yang sama dengan kampus adiknya, niatnya masuk biara tak terbendung. 

“Saya mulai merasakan ada konflik antara hidup profesional saya dengan hidup rohani,” tandas Cornelius yang sudah menjadi dosen di kampusnya.

Setahun setelah Edwin masuk Biara Dominikan, Cornelius masuk Ordo Community of St John (CSJ). Di biara, Cornelius mendapati irama hidupnya sungguh berbeda dengan sebelumnya.

“Tapi, saya bahagia karena hidup lebih realistis. Dulu, semua yang saya butuhkan bisa saya beli. 
Sekarang, semua yang saya butuhkan harus saya kerjakan sendiri,” ucap pria yang saat ini menjadi frater CSJ di Perancis.

Pria kelahiran 30 Juli 1980 ini mengibaratkan panggilan hidupnya sebagai mutiara.

“Tuhan memberikan mutiara kepada kami, dan untuk itu, kami harus meninggalkan semua yang kami miliki.”

Kisah Luar Biasa

Semula, orangtua Cornelius dan Edwin, Aloysius Sanjaya dan Esther Widyawati, tak pernah menangkap semburat tanda bahwa kedua putranya bakal masuk biara. Semasa di Jakarta, mereka enggan berhimpun dalam Putra Altar atau Orang Muda Katolik (OMK).

“Hidup rohani kami biasa-biasa saja, hanya masuk gereja setiap Minggu,” tutur Esther.

Namun, sejak kecil, perilaku Cornelius dan Edwin cenderung tak merepotkan orangtua. Mereka tak pernah bertengkar atau iri hati. Nyaris tak ada tangis anak-anak di rumah keluarga Sanjaya.

“Dulu, saya merasa semua itu wajar saja. Tetapi, belakangan saya tersadar bahwa mereka memang spesial,” kenang Esther.

Sejak awal perkawinan, 1979, pasangan ini merintis usaha konstruksi baja.

“Kami bekerja keras mengembangkan usaha demi anak-anak,” kata Sanjaya.

Selepas SMA, mereka mengirim Cornelius dan Edwin ke Amerika Serikat guna menuntut ilmu agar kelak bisa meneruskan usaha. Ternyata, jalan hidup bertutur lain.

“Rencana saya dengan rencana Allah berbeda. Tapi, saya meyakini, rencana Allah pasti yang terbaik,” tegasnya.

Berbagai komentar pun menyinggahi telinga Sanjaya dan Esther karena Cornelius dan Edwin tak mungkin meneruskan usaha.

Tak sedikit yang menganggap realita ini musibah, terlebih karena garis keturunan mereka tak berlanjut.

“Tetapi, kami menerimanya sebagai rahmat Tuhan yang luar biasa,” tandas Sanjaya.

Sejak kedua putranya masuk biara, kehidupan iman pasangan ini bertumbuh. Mereka aktif dalam pelayanan di Gereja, khususnya di Paroki St. Yakobus Kelapa Gading. Sementara, dalam mengepakkan sayap usaha, pandangan mereka bergeser.

“Ada hak orang-orang lain pada rezeki yang kami terima,” tutur pasangan yang peduli pada pendidikan anak-anak tak berpunya ini.

Di usia menyongsong senja, pasangan ini tetap giat berkarya. Meski tak bisa mewariskan bisnisnya kepada Cornelius dan Edwin, tak ada selumbar pun sesal melekat di hati mereka.

“Kami yakin, Tuhan yang telah memulainya dengan baik, akan menyelesaikannya dengan baik pula,” tukas Sanjaya.

Awal Juni 2013, kebahagiaan menyelimuti pasangan ini karena kedua putra mereka datang ke Jakarta. Edwin yang baru ditahbiskan sebagai imam berkesempatan mempersembahkan rangkaian Ekaristi di beberapa kota, termasuk di kediaman orangtuanya pada Kamis siang, 6 Juni 2013.

Kebersamaan ini tentu tak berlangsung lama karena Edwin dan Cornelius harus kembali ke biara masing-masing di Amerika dan Perancis.

Keikhlasan hati Sanjaya dan Esther mengiringi langkah kedua putra mereka.Berkat Tuhan melimpah mengalir dalam hidup keluarga terpanggil ini. (RDJ)

Editor: Rikard Djegadut

Sumber: imankatolik

KOMENTAR

Featured Post

Tak Hanya Salmafina Sunan, Para Artis Cantik Ini Juga Pindah Keyakinan

Sosok, INFONEWSIA.COM - Nama Salmafina Sunan tengah menjadi sorotan atas kabar pindah keyakinan yang dilakukannya. Meski tak secara gamb...

Popular Posts

Name

Agustinus Marsirinus Baut Tutup Usia,2,Alexander Wilhelmus Yosef Hamboer,1,Analisis,1,Artikel,24,Asmirandah,1,ASN NTT,1,Aturan Ganjil Genap,1,Baiq Nuril,1,Batavia Tahun 1627,1,Bocah Kelas 2 SD Tewas,1,Bocah Perempuan Tewas Mengenaskan,1,Budaya,16,Caleg DPRD,1,Carolus Hamboer,1,Dibunuh Pedangang Bubur Ayam Keliling,1,Dinas PKO Mabar,1,Dominasi Pihak Asing,1,Don Bosco Selamun,1,Dosen Untar & Trisakti,1,DPRD Bulukumba,1,DPRD Marah,1,Ekonomi,4,Eva Yanthi Arnaz,1,Facebook,1,Gerald N. Bibang,1,Gerard N. Bibang,1,Gerhana Bulan,1,Gubernur NTT,1,Ibrahim Peyon,1,IKBL,1,Indonesia,1,Jantung Asia,1,Jokowi ke Labuan Bajo,1,Jokowi Kunjungi Manggarai Barat,1,Kabar Bohong,1,Kakar Tana,1,Kalvin Duta OSN,1,Keluarga Besar Lembor Raya Jabodetabek,1,Kepala BNPN Tutup Usia,1,Kiriman Pembaca,1,Kisah Eva Arnas,1,Kota Seribu Jerigen,1,Kue dan DPRD,1,Kunjungan Jokowi,1,Labuan Bajo,1,Lexy Hamboer,1,Lifestyle,5,Lowongan Kerja,1,Mabar,1,Mafia Air di Labuan Bajo,1,Mahasiswi Cantik,1,Malam Kudus,1,Marsha Timothy,1,Nafa Urbach,1,Natalie Sarah,1,Opini,12,Pater Cornelius Leo Adrianus,1,Pater Edwin Bernard Timothy,1,Paul Serak Baut,1,Pelepasan Jenazah,1,Pembangunan Pariwisata Manggarai Barat,2,Pemred MetroTV,1,Penegakan Hukum,1,Penemuan Tank Tua,1,Profil,3,PT. Angkasa Pura Propertindo,1,Puisi,5,Putra Bos Konstruksi Baja,1,Ratu Film Panas Indonesia,1,Rikard Djegadut,1,Salmafina Sunan,1,Sandiaga Uno,1,Sastra,7,Selat Sunda,1,Sepeda Motor,1,Sutopo Purwo Nugroho meminta maaf,1,Sutopo Purwo Nugroho meninggal dunia,1,Sutopo Purwo Nugroho Tutup usia,1,Tank Tua Merauke,1,Tidak Disiplin,1,Tsunami Banten,1,Tya Dwiardianti,1,Update,24,Viktor Laiskodat,2,Waktu Gerhana Bulan,1,Wilhelmus Syukur,1,Wisata,15,Zara Zettira,2,Zara Zettira Hina Pesantren,1,Zara Zettira Penulis,2,
ltr
item
Infonewsia: Inspiratif! Kisah Dua Putra Pewaris Bisnis Baja Tuhan Panggil Jadi Imam Katolik
Inspiratif! Kisah Dua Putra Pewaris Bisnis Baja Tuhan Panggil Jadi Imam Katolik
Kisah Inspiratif! Tengah Ambil S2 dan S3, Dua Putra Bos Konstruksi Baja Ini Dipanggil Tuhan Jadi Imam Katolik
https://1.bp.blogspot.com/-jU-YcAGUnDg/XSX7EUsawXI/AAAAAAAAOXw/Dfl0LBr2VbkgVHjMuM8s7NhETKRSD6_WwCLcBGAs/s640/Kisah%2BInspiratif%2521%2BTengah%2BAmbil%2BS2%2Bdan%2BS3%252C%2BDua%2BPutra%2BBos%2BKonstruksi%2BBaja%2BIni%2BTuhan%2BPanggil%2BJadi%2BImam%2BKatolik.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-jU-YcAGUnDg/XSX7EUsawXI/AAAAAAAAOXw/Dfl0LBr2VbkgVHjMuM8s7NhETKRSD6_WwCLcBGAs/s72-c/Kisah%2BInspiratif%2521%2BTengah%2BAmbil%2BS2%2Bdan%2BS3%252C%2BDua%2BPutra%2BBos%2BKonstruksi%2BBaja%2BIni%2BTuhan%2BPanggil%2BJadi%2BImam%2BKatolik.jpg
Infonewsia
https://www.infonewsia.com/2019/07/kisah-inspiratif-tengah-ambil-s2-dan-s3.html
https://www.infonewsia.com/
https://www.infonewsia.com/
https://www.infonewsia.com/2019/07/kisah-inspiratif-tengah-ambil-s2-dan-s3.html
true
7293979240380718745
UTF-8
Semua artikel Tidak ditemukan artikel LIHAT SEMUA Selengkapnya Balas Batal balas Hapus Oleh Beranda LAMAN ARTIKEL Lihat Semua Rekomendasi LABEL ARSIP PENCARIAN SEMUA ARTIKEL Tidak ditemukan artikel pencarian Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Mggu Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Des Baru saja 1 menit lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu lalu Pengikut Ikuti KONTEN PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy