Arah Baru Fahri Hamzah, Membawa Negara di Jalan Nalar

Jakarta, INDONEWS.ID - Mantan Wakil Ketua DPR RI periode 2014-2019 Fahri Hamzah merilis buku berisi rangkuman perjalanan kasusnya melawan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang memecat dirinya dari seluruh jenjang keanggotaan tanpa alasan yang logis dan mendasar.

"Lalu saya mengunggat. Karena keputusan pemberhentian oleh PKS tersebut tanpa sebab dan alasan yang mendasar serta kuat, sehingga pemecatan tersebut dinyatakan kalah (dibatalkan) oleh pengadilan negara," kata Fahri Hamzah di sela-sela acara peluncuran buku di Jakarta, Jum`at (21/2/22).
Selain itu, Fahri juga mengungkapkan bahwa penulisan buku berjudul "Buku Putih: Kronik Daulat Rakyat vs Daulat Parpol" itu sebagai perayaan momen perpisahan dirinya dengan PKS, partai yang dulu turut ia lahirkan itu.
"Sekaligus menjadi ucapan perpisahan saya kepada PKS. Kita harus memasuki Arah Baru Perpolitikan Indonesia yakni tidak boleh berkawan dengan kezaliman,"tutur Fahri.
Penulis sekaligus mantan kader dan deklarator PKS itu mengatakan buku yang ditulisnya berdasarkan pada Putusan Mahkamah Agung yang memiliki kekuatan hukum tetap


Post a Comment

0 Comments